Setting PPPOE Server untuk Hotspot Mikrotik Jaringan RTRW NET

PPPoE kepanjangan dari Point to Point over Ethernet, merupakan autentikasi pengguna merupakan fitur dari mikrotik antara server (mikrotik) dan consumer yang memanfaatkan jaringan ethernet. PPPoE memiliki tingkat keamanan yang sangat baik dapat menghindari gangguan dari netcut karena setiap patron dan server membentuk koneksi point to point secara private tanpa terhubung dengan klient lain di bawah router mikrotik yang sama.

Secara umum PPPoE akan membagikan alamat IP untuk klient berdasarkan autentikasi pengguna, disarankan tidak menggunakan IP static dan DHCP pada interface yang sama seperti PPPoE untuk keamanan.

Fungsi dan Kegunaan PPPoE

Jaringan ISP untuk membentuk koneksi antara pelanggan yang paling aman menggunakan PPPoE bisa juga di terapkan pada jaringan RT/RW NET karena hubungan yang di bangun akan jauh lebih aman dari pada menggunakan Static IP dan DHCP Server bisa juga untuk hotspot.

Cara Setting PPPoE Server di MikroTik

1. Saya menggunakan interface ether2 pada mikrotik untuk interface PPPoE, kita berikan alamat IP Address pada interface ether2

IP-->Addresses--> (+)

2. Menambahkan konfigurasi NAT

IP --> Firewall--> NAT --> (+)

Tab General

Chain = srcnat

Out interface = ether1

Tab Action

Action = Masquerade

3. Selanjutnya kita membuat deal with pool yang berfungsi sebagai variety ip cope with yang akan di berikan ke masing masing klient.

IP --> Pool

Name = dhcp_pool1

Addresses = 192.168.2 hundred.2-192.168.2 hundred.30

four. Selanjutnya kita membuat PPPoE server agar consumer bisa melakukan dial-up

PPP --> PPPoE Server --> (+)

Service call = Service1

Interface = Ether2

5. Selanjutnya kita buat profile untuk masing masing paket internet misalkan 1 Mbps, 2 Mbps

Name = 1 Mbps

Local deal with = 192.168.2 hundred.1 (di isi gateway untuk jaringan neighborhood)

Remote deal with = dhcp_pool1

DNS Server = 82.163.143.176 (IP DNS Telkom)

Rate Limit rx/tx = 1200k/1200k (rx adalah upload, tx adalah download, satuannya k untuk Kbps, dan M untuk Mbps)

Parent Queue = 1 Mbps limit (agar klient dengan profile limit 1 Mbps otomatis terlimit di bawah figure 1 Mbps yang dibuat pada easy queue )

6. Selanjutnya kita setting PPPoE Secret berupa username dan password yang nantinya di gunakan dial oleh klient.

Name = pppoe-doni@rtrwnet (sesuai keinginan)

Password = r4ha5ia-doni (sesuai keinginan)

Service = pppoe

Profile = 1Mbps

Remote akses = 192.168.Two hundred.2 (jika di biarkan DHCP kolom ini bisa di kosongkan)

Sampai di sini konfigurasi PPPoE Server sudah selesai, bisa anda terapkan di rumah bagi anda yang memiliki bisnis ISP maupun RT/RW Net ataupun Hotspot Kampung. Selamat mencoba semoga berguna..

0 Response to "Setting PPPOE Server untuk Hotspot Mikrotik Jaringan RTRW NET"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel