Konfigurasi Mail Server Debian GNU/LINUX 9.8

Hai sobat Dunia IT ! Bertemu lagi dengan aku Kautsar, pada penulisan aku kali ini saya akan sharing bagaimana cara konfigurasi Mail Server di Debian 9.8.

Sebelum itu sobat sudah tau belum apa itu Mail Server, bila belum memahami ayo kita simak penjelasan dibawah.

Mail server adalah sebuah server atau layanan internet berbasis cloud computing yang digunakan untuk mengirim dan menerima email dalam satu jaringan server mail yang sama. Mail server dapat mengumupulkan, mengolah, dan mengirim data-data serta informasi dalam bentuk email / surat elektronik dengna menggunakan domain email khsusu atau domain email tersendiri. Mail server menggunakan dasar layanan client-server, dimana client dapat mengakses server email melalui aplikasi. Di Mail Server itu ada tiga komponen.

MUA (Mail User Agent) MUA memiliki beberapa program utama terkait dengan proses membaca dan membuat email. Jadi MUA bertugas sebagai program untuk membaca email, menerima, serta perintah-perintah untuk membuat dan mengirimkan pesan. MUA disebut juga sebagai email reader atau pembaca email, karena fungsi utamanya adalah perintah-perintah dalam email seperti email, serta mengirim balasan email. Ada beberapa MUA yang dilengkapi dengan Multipurpose Internet Mail Extension (MIME), yaitu program yang digunakan untuk mengirimkan email yang berisi file atau attachment-attachment tertentu.

MTA (Mail Transport Agent) MTA adalah salah satu komponen mail server yang bertugas untuk mengurus bagian program pengiriman email. MTA akan melakukan fungsi-fungsi yang harus dilakukannya antara lain adalah menerima dan memproses pesan-pesan email yang masuk melalui berbagai macam jaringan, menentukan alamat tujuan sebagai bahan pertimbangan bagaimana cara mengirimkan sebuah pesan email tersebut, serta menggunakan daftar distribusi untuk mengirimkan salinan pesan.

MDA (Mail Delivery Agent) MDA merupakan bagian program dari mail server yang bertugas sebagai agen pengiriman pesan email. MDA memiliki dua komponen utama, yaitu sebuah database yang berisi saluran atau jaringan untuk mengirimkan pesan, serta yang kedua adalah delivery agent yang bertugas untuk mengirimkan pesan email sesuai dengan jaringan yang dipilih.

Dan jangan lupa Mail ini menggunakan Protocol SMTP, POP3, IMAP lalu apa itu protocol-protocol itu?

Kita bahas dari SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) adalah suatu protokol untuk berkomunikasi dengan server guna mengirimkan email dari lokal email ke server, sebelum akhirnya dikirimkan ke server email penerima, Proses ini dikontrol dengan Mail Transfer Agent (MTA) yang ada dalam server email Anda. Port SMTP Default tanpa ekripsi ialah 25 lalu dengan Port SSL/TLS nama lainnya ialah SMTPS dengan port 426.

POP3 (Post Office Protocol 3) adalah versi terbaru dari protokol standar untuk menerima email, POP3 merupakan protokol client/server dimana email dikirimkan dari server ke email lokal. Digunakan untuk berkomunikasi dengan email server dan mengunduh semua email ke email lokal (Seperti Outlook, Thunderbird, Windows Mall, Mac Mall, dan sebagainya). tanpa menyimpan salinannya di server. Biasanya, dalam aplikasi email terdapat pilihan untuk tetap menyimpan salinan email yang diunduh pada server atau tidak. POP3 adalah protokol komunikasi satu arah, yang artinya data diambil dari server dan dikirimkan ke email lokal di perangkat komputer Anda. Port POP3 Default tanpa enkripsi ialah 110 lalu dengan port SSL/TLS 995 atau bisa disebut POP3S.

IMAP (Internet Message Access Protocol). Seperti halnya POP3, juga digunakan untuk mengirimkan email ke local mail, hanya saja terdapat sedikit perbedaan cara kerja. IMAP adalah merupakan protokol komunikasi dua arah sebagai perubahan yang dibuat pada local mail yang dikirimkan ke server. Pada dasarnya, isi email tetap berada di server. Protokol IMAP lebih direkomendasikan oleh penyedia email seperti Gmail dibandingkan menggunakan POP3. Dalam IMAP, email disimpan di server. Ketika Anda akan mengecek email, local mail akan menghubungi server untuk menampilkan pesan email. Sehingga untuk file pesan email tetap berada di server dan tidak didownload ke email lokal. Port Default tanpa enkripsi 143 lalu untuk enkripsi 993 bisa disebut IMAPS

Setelah kita memahami apa itu Mail Server. Kita persiapkan bahan :

  • File ISO (Debian 9.8)

Saat semuanya sudah siap langsung saja kita mulai konfigurasi nya

Pastikan Terlebih dahulu kalian sudah menerapkan DNS pada materi kali ini.

1. Pertama-tama kita edit file yang berisikan domain kita, menggunakan perintah : nano /etc/bind/db.Domain

dua. Tambahkan perintah misalnya dibawah ini buat mengaktifkan mail :

mail               IN               A                 17.17.17.1 (ip kalian).

3. Kita install paket postfix serta dovecot, dan di paket postfix ada paket protocol SMTP, lalu untuk dovecot ialah IMAP serta POP3 untuk menginstall masukkan perintah apt-get install postfix dovecot-imapd dovecot-pop3d

4. Untuk Disini kita memilih Internet Site untuk menentukan konfigurasi mail server kita nantinya.

5. Isikan System mail name menggunakan DNS server yang menggunakan subdomain mail yaitu mail.kautsar.com.

6. Sampai datang terselesaikan dalam tahapan konfigurasinya misalnya ini.

7. Untuk memulai ulang paket konfigurasi postfix karena sebelumnya belum lengkap dengan menggunakan perintah : dpkg-reconfigure postfix

8. Akan Muncul pop-up pemberitahuan konfigurasi PostFix, kita ok saja.

9. Disini kita memilih Internet Site untuk menentukan konfigurasi mail server kita nanti.

10. Isikan System mail name menggunakanDNSserver yang menggunakansubdomainmail yaitu mail.kautsar.com.

11. Disini kita kosongkan saja.

12. Disini kita dipertanyakan apakah mau mengarahkan system mailnya ke tujuan lain ? Lantaran disini aku tetap memakai sub domain mail, jadi aku tetap menulis sub domain mail aku .

13. Kita non-aktifkan force synchronus updates on mail queue.

14. Arahkan network yg digunakan buat mail system nantinya, disini kita memakai semua network yaitu 0.0.0.0/0

15. Untuk berapa besar kapasitas mailboxnya kita bataskan 5MB lalu ok

16. Tidak usah di isi kemudian ok

17. Disini kita arahkan ke IPv4 saja, karena kita memakai IPv4.

18. Setelah konfigurasi postfix sudah terselesaikan, kita edit arsip main.Cf yang berada pada postfix menggunakan perintah : nano /etc/postfix/main.Cf

19. Kita menambahkan mail direktori untuk mail boxnya, tambahkan dipaling bawah perintah seperti berikut : home_mailbox = Maildir/ jadi tempat itu kita menaruh mail foldernya di /

20. Langkah selanutnya disini kita mengedit file konfigurasi dibagian dovecotnya masukkan perintah nano /etc/dovecot/conf.d/10-mail.conf

21. Hampir sama seperti sebelumnya disini kita hanya menentukan direktori, cari baris mail_location setelah itu arahkan ke maildir:~/Maildir berarti sama menaruhnya di /

22. Setelah itu restart service dovecot serta postfix dengan perintah : /etc/init.d/postfix restart && /etc/init.d/dovecot restart

23. Untuk pengujian dengan tambahkan 2 user terlebih dahulu, disini kita membuat user pengirim serta penerima, yang saya tambahkan negerisebagai pengirim dan smk1sebagai penerima.

24. Langsung kita uji mengirim menggunakan protocol 25 yaitu SMTP dengan perintah telnet mail.kautsar.com 25 disini kita untuk pengirim yaitu user negeri lalu penerima yaitu smk1, disana kita akan isikan data dan data itu ialah isi pesan. Untuk berhenti kalian bisa menambahkan perintah . lalu enter setelah itu quit untuk keluar dari sesi.

Keterangan :

  • telnet mail.kautsar.com 25 : Untuk meremote server pada port 25 yaitu SMTP untuk mengirim email.
  • mail from:negeri : Menandahkan bahwa email yang dikirim berasal dari user negeri.
  • rcpt to: smk1 : Merupakan user tujuan yang akan kita kirimkan email yaitu smk1.
  • data : Untuk mengawali test/pesan email yang akan dikirimkan.
  • SMK NEGERI ! BEKASI ITNSA : Isi pesan yang akan dikirimkan dari negeri ke smk1, untuk mengakhiir pesan kita menggunakan tanda titik (.)
  • quit : digunakan untuk keluar dari SMTP.

25. Sekarang kita login ke user penerima disini kita menggunakan port 110 yaitu pop3 komunikasi satu arah, Masukkan perintah telnet mail.kautsar.com 110 lalu login dengan user global dan masukkan pass yaitu password si user lalu stat untuk melihat list daftar pesan masuk lalu retr (list pesan) untuk melihat isi pesan.

Keterangan :

  • telnet mail.kautsar.com 110 : Perintah ini untuk meremote server menggunakan port 110 yaitu port POP untuk melihat email yang masuk.
  • user smk1 : Digunakan untuk login sebagai user smk1.
  • pass 123 : Digunakan untuk memasukkan password dari smk1 yang sebelumnya kita buat.
  • stat : Digunakan untuk melihat kondisi inbox yang ada, perhatikan hasilnya +OK 1 435 menandakan ada satu email yang masuk pada inbox.
  • retr 1 : Digunakan untuk melihat isi email yang ada pada inbox.
  • quit : Digunakan untuk keluar dari POP.

0 Response to "Konfigurasi Mail Server Debian GNU/LINUX 9.8"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel