Cara Konfigurasi Burst Limit Pada Mikrotik

Saat kita mengatur bandwidth menggunakan mikrotik pasti akan menemukan parameter Burst Limit, mungkin masih ada yang kurang paham mengenai parameter ini tuk kita bahas sama sama. Fungsi dari Burst Limit tersebut, adalah untuk memberikan batas maksimum lonjakan bandwith yang lebih besar,dari pada bandwith sebelumnya yang ditentukan dengan durasi waktu tertentu.

Dalam konfigurasi burst, ada 3 parameter yang harus disetting yaitu Burst Threshold, Burst Limit dan Burst Time. Ketiga parameter tersebut yang nanti akan menentukan berapa lama consumer mendapat tambahan bandwidth yang diberikan

Rumus atau perhitungan untuk menghitung beberapa lama burst dapat diberikan,rumusnya adalah sebagai berikut :

Lama Burst dijalankan = (burst-threshold/busrt-restrict) x burst-time

Pada rumus diatas terlihat ada beberapa parameter yang harus digunakan pada saat memberikan burst.Fungsi pada parameter tersebut adalah sebagai berikut :

Burst Limit : adalah nilai bandwith untuk apload maupun download yang akan diterima oleh client.nilai burst limit ini harus lebih besar dari pada nilai max-limit (MIR) yang diberikan.

Burst Time : adalah periode waktu yang akan digunakan

untuk menghitung berapa lama burst yang terjadi.

Burst Threshold : adalah niali yang menentukan kapan burst bisa dijalankan ataupun dihentikan.jika pada saat client menggunakan alokasi bandwith yang lebih rendah dari burst-thresholdnya, maka burst akan dijalankan, namun jika bandwith nya sama atupun lebih dari burst-threshold, maka burst akan dihentikan.nilai brust-threshold umumnya 3/4 atau 70% dari max-limit (MIR).

Untuk mempermudah pemahaman silahkan lihat pada contoh skenario konfigurasi burst restriction tersebut.

Agar lebih cepat ke pembahasan, misal seperti ini parameter yang menggunakan simple queue

Sebagai contoh, patron mempunyai max restriction 2Mbps dan ditambah dengan konfigurasi burst restrict 3Mbps, burst threshold 1M, burst time 25 detik.

Tidak hanya di simple queue, Burst dan Token Bucket juga ada di Queue Tree. Yang bisa anda lihat di parameter berikut ini :

mikrotik.Id

0 Response to "Cara Konfigurasi Burst Limit Pada Mikrotik"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel