Firewall Jaringan


Tujuan Mempelajari Firewall Jaringan:

  • Memahami dan mengevaluasi jaringan
  • Memahami dan mengkonfigurasi firewall jaringan
  • Memahami dan Menganalisis permasalahan firewall jaringan
  • Memahami dan memperbaiki konfigurasi firewall jaringan

Peta Konsep:

  • Firewall
  • Jenis-Jenis Firewall
  • Arsitektur Firewall
  • Perangkat Lunak Firewall
  • Konfigurasi Filter Firewall
  • Konfigurasi Masquerade (NAT) pada firewall
  • Perawatan dan manajemen firewall


Dengan perkembangan teknologi jairngan komputer yang sangat pesat, muncullah teknologi internet yang sekarang ini sudah banyak dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitasnya. Selain dapat memberikan dampak positif sebagai penyedia layanan informasi dan komunikasi, internet juga dapat memberikan dampak negatif sekaligus ancaman bagi penggunanya. Ancaman itu dapat berupa virus, cracker, dan sebagainya.

Dengan akses yang tak terbatas, jaringan internet diibaratkan seperti rumah yang tidak memiliki tembok yang dapat dimasuki oleh siapa saja yang berkepentingan tanpa dapat diketahui berniat baik atau buruk. Dengan keadaan seperti itu, sudah seharusnya kita memberikan perlindungan terhadap rumah kita dengan mendirikan tembok baik dari beton atau kayu, sehingga akses ke rumah lebih mudah terkontrol.

Sama halnya dengan komputer yang terhubung ke internet juga harus diberikan tembok pelindung yang sering disebut dengan firewall untuk melindungi komputer dari ancaman yang datang internet. Bagaimana cara memasang firewall? Apa saja fungsi firewall dalam jaringan? Untuk mengetahui jawabannya, pelajari materi berikut ini.

Firewall


Keamanan Jaringan Komputer

Kemanan jaringan komputer sebagai bagian dari sebuah sistem sangat penting untuk menjaga validitas dan integritas data serta menjamin ketersediaan layanan bagi penggunanya. Sistem keamanan jaringan komputer harus melindungi dari segala macam serangan, usaha-usaha penyusupan, dan pemindaian oleh pihak yang tidak berhak.

Dalam jaringan komputer khususnya yang berkaitan dengan aplikasi yang melibatkan berbagai kepentingan, akan banyak terjadi hal yangdapat mengganggu kestabilan koneksi jaringan komputer tersebut, baik yang berkaitan dengan hardware maupun software jaringan. Gangguan pada sistem dapat terjadi karena faktor ketidaksengajaan yang dilakukan oleh pengelola, akan tetapi tidak sedikit pulayang disebabkan oleh pihak ketiga. Gangguan tersebut dapat berupa perusakan, penyusupan, pencurian hak akses, penyalahgunaan data maupun sistem, sampai tindakan kriminal melalui aplikasi jaringan komputer.

Menurut W. Stallings, ada beberapa kemungkinan serangan terhadap keamanan sistem informasi antara lain sebagai berikut:

  1. Interruption, yaitu sistem yang diganggu sedemikian rupa dan informasi tidak dapat diakses. Serangan ini ditujukan terhadap aspek ketersediaan atau availability.
  2.  Interception, yaitu pihak yang tidak berwenang berhasil mengakses aset atau informasi. Contoh dari serangan ini adalah wiretapping. Serangan ini ditujukan terhadap aspek privacy
  3. Modification, yaitu pihak yang tidak berwenang tidak hanyaberhasil mengakses informasi, akan tetapi juga dapat mengubahnya. Serangan ini ditujukan pada aspek integrity.
  4. Fabrication, yaitu pihak yang tidak berwenang menyisipkan informasi palsu ke dalam sistem, seperti pesan-pesan palsu yang dikirim ke jaringan komputer.

0 Response to "Firewall Jaringan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel