Instalasi dan Konfigurasi Linux Debian 8 Jessie

Instalasi Debian 8

Berikut ini langkah-langkah untuk menginstal Linux Debian 8 di PC server atau bisa juga menggunakan laptop dan diinstal ke dalam virtual box.
 
1. Siapkan PC/Server untuk debian anda, siapkan media installasi baik CD/DVD/Flashdisk bootable dengan menggunakan software rufus.

2. Setting BIOS anda termasuk boot priority, waktu BIOS agar booting pertama kali mendeteksi perangkat yang sudah dibootable tadi.

3. Berikut ini gambar awal instalasi debian

Terdapat dua pilihan mode installasi yaitu “Install” dan “Graphical install” silahkan pilih“Install” dan tekan Enter untuk memilih

4.  Pilih Bahasa Inggris tekan [Enter]. Disarankan untuk memilih “English - English” karena banyak tutorial linux yang menggunakan bahasa tersebut tekan Enter untuk memilih


 5. Untuk pilihan lokasi pilih Other > Asia > Indonesia.






6. Di menu Configure Locales pilih United States tekan [Enter].


7. Pilih keyboard American English tekan [Enter]


8. Selanjutnya akan tampil menu pilihan Configure the network, kita akan memilih configure network manually dengan menggunakan eth0 sebagai primary interface.



9. Masukan ip dan prefix jaringan atau subnetmask-nya contoh seperti gambar dibawah 192.168.137.2/24 tekan tab takan enter untuk melanjutkan



10. Masukan IP gateway nya contoh 192.168.137.1 tekan tab tekan enter


11. Kemudian anda diminta memasukan nameserver address seperti gambar dibawah ini anda dapat memasukan IP gateway kembali atau anda dapat mengisinya dengan dns-google 8.8.8.8 , tekan tab tekan enter

12. Setelah itu anda diminta untuk memasukan “hostname” atau nama komputer (host) silahkan masukan contoh “debian


13. Diminta memasukan domian name atau nama domain seperti gambar dibawah silahkan masukan contoh “sch.net”

14. Selanjutnya diminta memasukan “root” password , password terserah anda

 

15. Dan diminta untuk memasukan password root kembali silahkan diisi sesuai dengan password root sebelumnya

16. Kemudian anda diminta untuk memasukan nama lengkap userbaru atau pengguna baru seperti gambar dibawah silahkan masukan nama pengguna contoh “usersmk
 



17. Kemudian anda diminta lagi memasukan namauser atau useraccount yang akan digunakan sebagai username untuk login di debian sebagai user biasa anda dapat memasukan nama yang lebih pendek atau sama dengan sebelumnya contoh “usersmk





18. Kemudian anda diminta membuat dan memasukan password dari user biasa dan diulang untuk kedua kali bedakan password ini dengan password user “root"

 
 


19. Tunggu Proses Pengambilan waktu , karena konfigurasi waktu juga bukan hal sepele dalam layanan server-client, pilih waktu sesuai lokasi server saya pilih “Western (....” tekan enter
 



20. Tunggu beberapa proses setelah selesai terdapat / muncul pilihan untuk pemartisian atau partisi-partisi debian , linux sangat lah cerdas karena dia bisa mempartisi dirinya sendiri terdapat 4 pilihan , jika anda hanya memiliki 1 harddisk silahkan pilih paling atas untuk partisi secara otomatis , jika lebih dari 1 maka anda dapat memilih pilihan kedua, atau anda dapat mempartisi secara manual  melaui pilihan paling bawah ,silahkan pilih yang pertama atau kedua kemudian tekan enter.

 
21. Selanjutnya akan ditampilkan pilihan tentang konfigurasi partisi yang akan dilakukan. Pilihlah jenis hard disk yang akan dipartisi secara manual. Di sini kita pilih [SCSI3 (0,0,0) (sda) – 8,6 GB ATA VBOX HARDDISK], walaupun mungkin pada komputer anda ukuran dan jenis hard disk bisa saja berbeda. Lalu tekan Enter.




22. Selanjutnya kita akan ditanya bagimana skema partisi untuk instalannya. Karena saya juga belum memahami skema partisinya kita Pilih All files in one partition (recommended for new users)


  
23. Setalah kita yakin dengan pembagian pastisinya pilih Finis partitioning and write changes to disk [Enter] di jendela selanjutnya pilih Yes





24. Selanjutnya sistem meminta untuk men-scan DVD Debian yang lain. Jika ada file ISO DVD2, DVD3, dan seterusnya, silahkan di-mount dari VirtualBox terlebih dahulu. Tujuannya agar tertulis alamat repositori DVD2, DVD3 dan seterusnya pada file list di sistem Debian, sehingga ketika kita hendak menginstalasi paket-paket tambahan lainnya kelak, kita tinggal me-mount-kan DVD yang diminta sistem Debian. Dalam tutorial ini, kita tidak perlu men-scan DVD2, DVD3 dan seterusnya, karena langkah ini dapat dilaksanakan kelak pada saat instalasi paket-paket Debian yang dibutuhkan. Untuk itu pilih saja [No], lalu Enter.




25. Selanjutnya, proses instalasi akan meminta kita apakah akan menginstall paket tambahan melalui jaringan internet (network mirror)? Saya rasa kita tidak perlu menginstall melalui jaringan internet, karena PC kita saat ini tidak terhubung ke internet. Untuk itu pilihlah [No] lalu Enter.



26. Kemudian, proses instalasi meminta kesediaan kita untuk berpartisipasi dalam survey paket  Debian. Kita tidak perlu berpartisipasi, maka pilihlah [No], lalu tekan Enter.



27. Selanjutnya kita dihadapkan dengan aplikasi-aplikasi apa saja yang dapat kita install dalam proses instalasi ini, kita pilih Standard system utilities. Untuk menghilangkan tanda * pada paket yang tidak dinginkan gunakan SPASI di keyboard masing”. Lalu [Enter]



28. Pada jendela berikutnya, proses instalasi meminta untuk menginstall GRUB boot loader pada Master Boot Record. Boot Loader adalah suatu program yang sudah tertanam pada suatu sistem operasi untuk mem-boot atau memanggil sistem operasi yang ada pada hard disk dan media boot lainnya seperti flashdisk. Contoh boad loader pada linux adalah GRUB dan LILO. Biasanya Boot Loader digunakan untuk memilih sistem operasi yang ada pada hard disk, karena pada hard disk tersebut terdapat lebih dari 1 sistem operasi. Di sini kita menggunakan boot loader GRUB, maka pilihlah [Yes] lalu tekan Enter.



29.  Lalu pilih hardisk mana yang nanti akan di taruh GRUB loader. Saya pilih /dev/sda lalu [Enter]



30. Setelah selesai akan diinformasikan bahwa proses instalasi telah selesai. Pilih [Continue] lalu [Enter]. Debian akan secara otomatis Reboot.



31.  Debian 8 telah berhasil kita install, silahkan login menggunakan user root ataupun user yang kita buat dalam proses instalasi.



0 Response to "Instalasi dan Konfigurasi Linux Debian 8 Jessie"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel